Thursday, May 28, 2015

Matamata - Berbagi Kacamata

Masih pada inget beberapa waktu lalu saya nulis soal Wakatobi Eyewear yang punya program keren bernama Matamata? Jadi Matamata ini adalah program dari Tim Wakatobi untuk membantu sesama yang membutuhkan kacamata. Untuk setiap pasang kacamata Wakatobi yang terjual, mereka menyumbangkan juga satu pasang ke orang yang membutuhkan. Tidak disangka, hanya dalam beberapa bulan sejak launchingnya, Wakatobi sudah melakukan 3 kegiatan Matamata sekaligus. Episode satu, di Asrama Yatim Misan Amanah Bogor untuk membantu anak yatim yang membutuhkan, episode dua di lepas pantai Lampung untuk membantu para nelayan yang melaut, dan episode tiga, tentunya yang paling spesial, karena... ada saya! *ehem...*

Untuk episode tiga ini, sahabat saya Ed, meminta saya bantu untuk koordinasi, malah katanya kalau perlu dibuat Matamata episode kerjasama dengan Blog Leony. Pas denger gini, saya sampe ngerasa jadi kayak merek dagang hahahaha. Padahal ini blog iseng-iseng berhadiah. Akhirnya saya bilang, kalau acaranya tetep punya Matamata Wakatobi, saya cuma jadi penggembira aja, plus bagi-bagi sesuatu buat anak-anak di Panti Asuhan Kasih Mulia Sejati, Bojong, Jakarta Barat. Waktu itu belum kepikiran mau kasih apa, but, here we go! Acaranya dibagi 2 hari, yaitu hari pengukuran, dan hari pembagian kacamata. Mari kita simak liputannya (serasa infotainment). Psstt... Ada Abby ikutan juga loh!

Hari Pengukuran, Sabtu, 25 April 2015

Pagi itu, saya (plus Abby dan sus), bersama Tim Wakatobi Ed, Jessica, dan Eumir tiba sekitar Pukul 10.00 di Panti Asuhan Kasih Mulia Sejati. Kami diterima oleh Suster Kamelia. Panti ini menampung 35 anak mulai dari bayi, sampai kelas SMP 3. Sampai di sana, kami lumayan tertegun, bangunannya terawat, dan yang  lebih spesial lagi adalah, anak-anak semuanya sedang berkumpul di ruang tengah dan belajar. Belajarnya nggak tanggung-tanggung, mereka les pelajaran dibimbing oleh kakak-kakak dari Sekolah Bisnis Prasetya Mulya yang volunteer di sana. Kami langsung merasa, anak-anak di sini dirawat dengan sangat baik dan diberikan bekal pendidikan yang cukup. Dan pas tau lebih jauh, ternyata mereka keren-keren banget kegiatannya! 

Bangunan panti yang terawat dan rindang

Bagian belakang panti dengan banyak permainan anak

Eh iya, intermezzo dikit, untuk kunjungan perdana kami di Kasih Mulia Sejati, saya bikinin snack untuk anak-anak, yaitu cupcakes. Jumlah anak di sana sekitar 35 orang, plus pengurus, jadi saya bikin 60 buah untuk dibagi-bagi. Ini di bawah fotonya pas belum dimasukin ke box alias masih nangkring di atas meja makan. Pas sampai sana, saking tertibnya, anak-anak nggak boleh loh makan kalau suster kepala belum tiba. Jadi semuanya dimasukin kulkas dulu sama pengurus dan katanya sore-sore baru dibagikan pas acara istirahat akhir pekan.

Cupcakes berbaris di atas kertas koran serasa orang mau dagang
Karena anak-anak sedang les, jadi kita set up pengukuran di ruang tamu biara Pasionis. Oh iya, Panti Asuhan ini dikelola oleh Suster-Suster Biarawati Pasionis yang sudah 200 tahun berkarya. No wonder kan ya, namanya susteran Katolik, semuanya serba tertib. Jadi nanti anak-anak akan dipanggil satu per satu, supaya tidak mengganggu les mereka yang sedang berlangsung.

Set up mesin pengukur mata, di sisi sebelahnya juga ada Snellen chart (papan berisi tulisan huruf dari besar ke kecil)
Pas teman-teman melakukan set up, ada anak kecil yang langsung excited lari ke belakang dan ketemu teman bermain.

Dasar anak cewe, maunya main sama anak cowo. Itu kakak-kakaknya usia 3 tahunan. Lucu-lucu dan manis semua.
Sementara itu pengukuran mata anak-anak dimulai. Eumir mengukur menggunakan mesin, jika ukurannya normal, artinya boleh bebas. Rata-rata mereka seneng dan bangga banget kalau matanya masih ukuran 20/20 alias sehat. Pada bilang, yes! Lalu banding-bandingin sama temannya yang ada kekurangan (dasar anak-anak!). Untuk yang matanya bermasalah, akan lanjut diukur oleh Ed menggunakan Snellen chart, dan dicobakan lensanya supaya lebih akurat. Mantap ya Tim Matamata Wakatobi! Teliti dan niat deh pokoknya.

Kalau anaknya mungil, sampai harus berdiri pas diukur.

Nih Ed lagi ganti-ganti lensa sampai ketemu yang pas.

Sementara, si Abby tetep aja maunya deket cowok! Yang itu namanya Andro. Andro ini otot matanya suka kedutan, jadi pas diperiksa pakai mesin minusnya maju mundur cantik. Tapi ternyata ukuran matanya normal. Phewww...
Setelah semua anak diukur matanya, para pengurus juga ikutan diukur mata. Jadi bukan cuma anak-anak yang kebagian, yang dewasa juga. Kalau yang muda matanya pada minus dan silinder, yang berumur, matanya pada plus. Oh iya, saya juga sempat berkeliling sedikit dan melihat suasana di dalam panti.

Aduh Nak, siapa sangka kamu tinggal di panti, montok dan super terawat. Ibu pengurus kamu aja sampe gemes gitu hihihi.

Ini kamar bayi di lantai 3 yang tertutup dan steril, khusus untuk anak bayi. Jumlahnya ada enam bayi. Perasaan saya antara sedih karena mereka tidak ditemani orang tua, tapi juga tenang karena tau mereka tetap hidup dan ada dilindungan orang-orang yang penuh kasih.

Dan bayi yang ini, memandangi saya terus.... cantik banget.
Dan acara hari itu diakhiri dengan foto bersama. Loh, kok pas mau foto pesertanya tinggal dikit ya? Ternyata yang kakak-kakak semuanya lagi pada berangkat les Bahasa Inggris! Iya, habis les pelajaran, lanjut les Bahasa Inggris.

Namanya anak-anak, difoto pada gak bisa diam semua. Yang sebelah saya ada bakat ganteng ya, nanti udah gede bisa main sinetron. Terus yang depan saya pakai baju putih, kata susternya genius alias pinter sekali.
Demikianlah kunjungan kami untuk hari pengukuran. Dan 4 minggu kemudian, kami kembali lagi dengan berpasang-pasang kacamata untuk dibagikan.

Hari Pembagian Kacamata, Sabtu, 23 Mei 2015 

Beberapa hari sebelum kita bagi kacamata, saya ada ide untuk membagikan goodie bag dan souvenir kepada 35 anak di sana. Jadilah saya ke supermarket dan toko buku untuk membeli beraneka snack dan tas kantong untuk anak-anak, kemudian juga memesan souvenir kotak makan dan gelas minum untuk dibagikan. Dan ternyataaa..... belanja sendirian itu capenyaaahhhh!! Dari supermarket saya dorong belanjaan berdus-dus, dan sampai rumah langsung deh masuk-masukin snack ke tasnya, sebelum dibrantakin sama anak kecil berinisial A.

Berwarna-wari serasa pelangi! Eh itu dibelakangnya ada mandor cilik yang mondar-mandir.

Foto courtesy dari tukang souvenir sebelum semua dimasukin ke box dan dikirim ke rumah.
Dasar rejeki anak solehah, pas cerita-cerita soal mau bagi-bagi goodie bag ini, mendadak adik saya dan adik ipar mau ikutan berpartisipasi nyumbang dana. Asikkk! Lumayan membantu banget. Makasih ya adek-adekku sayang.

Kali ini, saya ditemani suami, Abby, sus, plus tentunya Tim Wakatobi Ed, Jessica, Eumir, Mario, dan Dody tiba kira-kira pukul 13.30 dan disambut oleh Suster Yulita yang juga merupakan Suster kepala di sana. Kami sempatkan untuk wawancara suster dulu.

Suster Yulita, tegas, berwibawa, dan ramah, menjawab berbagai pertanyaan dari Tim Matamata Wakatobi
Hari ini acaranya dibalik, jadi kita foto bersama dulu baru bagi-bagi kacamata, karena apa? Karena sebagian dari anak-anak harus LES KOLINTANG! Apahhhh? Les Kolintang? Ciyus! Beneran mereka semua sore-sore les kolintang dan ada yang jemput. Bener-bener deh anak-anak ini kegiatannya banyak dan positif semua. Kagum deh kami! Sementara adek-adek yang usia TK, semuanya lagi pada bobo siang. Ih teratur! Salut! Sebagian juga ada yang tidak hadir karena harus test penerimaan masuk SMP. Tapi tetap semua kacamata kami bagikan.


Muka-muka bahagia sambil pegang kotak kacamata! *dan itu kacamata yang dipegang masih random lantaran kudu cepet-cepet foto, Tuh saya mah anaknya jujur haha*
Nah, sekarang baru deh dibagiin kacamatanya. Kita pajang fotonya sebagian di sini.

Ganteng kan pake kacamata baru? Tim Wakatobi bagi kacamata, saya bagi goodie bag dan souvenir.

"Udah jelas ya? Udah enak kacamatanya?"

Fani yang ABG dan Om Dody (tapi sama ibu pengurus dipanggil Engkoh... Beneran ga boong. "Makasih ya Kohh.." Kata ibunya)

Kalau yang ini sama Tante Jessi

Cocok ya pake kacamata barunya.

Penonton setia ngedeprok di lantai

Dan sebelum kita pamit, foto dulu sama Suster Yulita. 
Selesai sudah acara pembagian kacamatanya. Terima kasih kepada Panti Asuhan Kasih Mulia Sejati atas kesempatan berharga yang sudah diberikan untuk saya dan Tim Wakatobi. Kami senang sekali boleh berbagi. Abby juga luar biasa senangnya ketemu banyak teman baru di sana, gak berhenti-berhenti kejar-kejaran dan naik turun sofa yang bikin mama dan susnya sport jantung. It was such a rewarding experience for all of us. Jadi makin cinta sama Wakatobi dan programnya. Eh iya, postingan ini sama sekali tak berbayar, semata-mata saya tulis karena ikut mendukung Tim Wakatobi dengan misinya yang mulia.

Tim Wakatobi dan saya, yang pakai kacamata semuanya pakai Wakatobi!
Kabar gembira untuk kita semua! (Dijamin bukan iklan kulit manggis. Eh udah basi ya?)

Pingin punya kacamata keren kayak yang kami pakai, plus juga berpartisipasi di program Matamata? Buruan mampir di Wakatobi Eyewear, untuk pilih frame kesukaan kamu. Terus yang lebih kerennya, sekarang ada virtual try on alias, kita bisa masukin foto kita sendiri di websitenya, lalu coba-coba cocokin pakai frame Wakatobi. Canggih! 

Nah, kabar gembira extra, kalau pesan di web pakai kode "leony15" bisa dapat diskon 15%. Atau kalau pesennya via email, WA (08964567829), BBM (pin: 28BD2EA2) atau Line (thewakatobi) sebut saja nama saya, nanti diskon di tangan anda (iye, nama saya emang identik sama diskonan).

Gampang kan? Iya... seperti itu! *ala Syahrini* 

60 comments:

  1. wah panti nya bagus banget ya ny. sangat terawat dan bersih. anak2 juga les2nya banyak, sangat diperhatikan. keren banget!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Man, tiap ke Panti yang Katolik di Jabodetabek, apalagi yang dibina sama susteran, gue selalu kagum. Kayak di Sinar Pelangi, anak-anak cacat dilatih untuk bikin lilin hias, bikin jahitan, pokoknya walaupun ada kekurangan tetap bisa berkarya, dan dapat pendidikan yang mumpuni.

      Delete
    2. Ass sy mau adopsi anak bayi perempuan apa ada

      Delete
    3. Saya bukan pengurus panti bu. Ibu tanya saja langsung ke pantinya.

      Delete
  2. Leony keren hahaha...
    iya pantinya bagus banget dan terawat.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Siapa nih yang keren? Gue? Hahaha, pede banget. Panti fisiknya bagus, pendidikannya jg bagus.

      Delete
  3. Jarang ya ci liat panti yang bersih dan terawat kaya gitu...seneng juga liat anak2nya semua dirawat dengan baik dan dalam lindungan org yg tepat...ah aku jadi penasaran sama kacamatanya cabcuss ah ke web nya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ngga jarang sih Rib, rata2 kalau panti resmi KAJ yang dikelola Susteran Katolik di daerah Jabodetabek, bagus2 dan terawat, lalu pendidikan anak-anaknya juga cukup terjamin. Ayo dibeli, biar program Matamata-nya terus berjalan!

      Delete
  4. Seneng banget ternyata disini ada panti asuhan yang sebagus itu... asli deh mba.. sampe pengen nangis saking terharu-nya.... God bless good people for taking care those innocent children :")
    And also God bless Wakatobi team for their kind heart.. makin laris maniiissssss

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya sip banget ya, jadi kita tau dana yang diberikan donatur jalurnya bener ya kalau lihat anak-anaknya semua sehat dan terawat. Udah beli belom nih, Gadis? Biar tambah cakep plus support program Matamata hehe.

      Delete
  5. Wow, keren banget programnya ya leony, panti asuhannya juga keren, bersih, dan kegiatannya itu keren abis.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayo didukung terus kegiatan Matamata ini ya Maria, dibeli produk Wakatobi-nya. Memang panti yang ini cukup istimewa ya.

      Delete
  6. Berarti kl gw pesen sebut nama Leony dapet diskon 51% dong.... eh maaf 15% wkwwkwk maklum mata udah suntur

    Lumayan dong yah bisnis kacamata Leony laris hihihi, mereka dapetnya bukan kotak kayu yah hahaah

    Pantinya cakep yah gak sangka blkgnya ada taman gede

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo 51% siapa yang mau nombok coba? Kotak kayu khusus untuk customer yang mesen, makanya buruan dong lu pesen! Hihihihi. Emang tuh, gue jg liatnya dr luar biasa saja, ternyata belakang dan dalamnya oke loh!

      Delete
  7. keren ci programnya, berbagi ke sesama :) pantinya asri terawat bgt, en yang bikin ga yangka anak2nya dibekali banyak aktivitas ya jadi mereka ga sekadar main2 aja, top dink panti asuhannya :D
    sebut namanya 3x ga ci? :p

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yang dirawat ortu sendiri aja aktifitasnya gak sebanyak dan sekeren mereka loh hahaha. Sebut nama 3 kali boleh, misalnya: "Hi Wakatobi, saya lihat promo di blog Leony. Mau dong pesen, tipe Batavia kayak yang Leony pake, biar jadi keren kayak Leony." Nahhhh tuh 3 kali deh kesebut nama gue hahahaha :P

      Delete
  8. keren si wakatobi ini, NIAT BANGET dari hati. Salut!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Fen, ayo didukung dengan beli produknya.

      Delete
  9. g klo kepanti suka mellow pengen nangis, makanya jarang mampir2 ke tempat begituan wakakaka.. apa lagi semenjak ada Zio, liat anak di jalanan aja klo lagi mellow bisa nangis :D
    programnya keren nih... bisa bantu anak2 panti dapet kacamata cakep ~

    ReplyDelete
    Replies
    1. Justru kalo bisa bawa Zio ke tempat2 seperti ini dari sejak dini Pit, bagus banget. Biar dia bisa ketemu temen-temen seusianya juga, bahkan bisa main bareng.

      Nah, keren kan Pit programnya, makanya lu kudu beli produknya yah biar programnya jalan terus. Hehe. Yuk mumpung diskon.

      Delete
  10. programnya bagus ya dan niat banget, trus pantinya juga bagus dan terawat, kegiatan anaknya juga banyak jadi anak2 juga ngga cuma ditampung terus terlantar. trus itu penonton setia yang lagi ngedeprok di lantai, aihhh lucunya...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Beberapa kali gue ketemu tuh kasus yang panti cuma dipake buat nyari duit pemiliknya, alias dibikin situasi prihatin supaya kita kasian terus nyumbang, padahal uangnya lari ke pemilik. Aduhhhh...miris banget, anak-anaknya pada kurus-kurus dan nakal-nakal.

      Penonton setianya gak bisa diem alias kesenengan sekali pas ke sana. Sampe rumah langsung zzz....

      Delete
  11. acara yang bagus, tulus, dan mulia. sukses selalu buat wakatobi.

    jadi tertarik nih pengen beli wakatobi hehehe... ukur matanya dimana ya le kalo daerah jakbar sini?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amin, Des, makasih supportnya.

      Kalau di Jakbar kayaknya terdekat di BSD deh di Optik Vision yang di Giant BSD atau WTC Serpong. Tapi kalo mau lebih simpel, lu iseng aja cek mata di optik terdekat di rumah lu, lalu kirim ukurannya ke Wakatobi. Gue juga gitu kok, kasih info pake ukuran lama, terus dikirim kacamatanya udah jadi dan langsung oke :)

      Delete
  12. Mantap Le... Btw bayi2 di panti tersebut boleh diadopsi? Ada teman gua lagi waiting list di panti asuhan Bogor tapi katanya terlalu panjang sampai urutan 40

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gue kurang tau El, mungkin lu bisa ngomong sama yang Susternya. Tapi ya seinget gue, rata2 mereka di sini dititipin ortunya yang bener2 ngga mampu, ada sebagian yang diambil lagi. Tapi ada juga yang ditinggal 100% sama ortunya. Jadi bener2 harus diomongin personal kali ya.

      Delete
  13. Mantap panti asuhannya, keliatan ruang bayinya bagus bersih dan nyaman sekali,
    Beda banget sama panti2 yang selama ini aku datengin. Just wish semua panti asuhan sama seperti yang ada diatas.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Paula, di sini tuh kita ngasih juga berasa tenang ya, karena kita tau anak-anak terawat dan dikasih pendidikan yang baik dan itu berarti dananya disalurkan dengan tepat. Semua anak gembira dan sehat.

      Delete
  14. Gw kok sedih banget ya liat panti asuhan gini..dan yang si baju putih itu, ganteng ya :)
    Gw mikir, kok tega ya orang tua mereka tinggalin mereka..

    Good job Wakotobi team!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wakatobi El haha bukan Wakotobi. Yang baju putih itu cakep dan pinter. Banyak yang keturunan Tionghoa loh anak-anaknya. Mereka saling panggil cici/ koko/ kakak. Gue rasa banyak juga yang terpaksa menitipkan El, karena ketidakberdayaan ekonomi. Mereka hanya ingin yang terbaik untuk anaknya.

      Delete
  15. Ihhh kece banget sih lo dan Wakatobi inihh.. Salut banget deh!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Udah beli belum lu? Hihihi. Asik gue dibilang kecehhh...

      Delete
    2. belommm. galau gue mau model yg mana. hahahaha. nanti kalo udah beli gue info #sokpentingyague

      kecehhh badai lah. diskonnya nambah gak nih? #modus

      hihihi

      Delete
    3. Hahaha. Gue cm bs kasih segitu ajaaa... itu aja ud special loh. Biasanya disc segitu kl lg ada special pameran. Ini bs lgsg dapet.

      Delete
  16. haii salam kenal...
    selama ini sih jadi silent reader :) , berhubung pembahasannya menyentuh hati..jadi kepingin ikutan komen..
    salut buat team wakatobinya yahhh..
    kalau boleh info panti mekar lestari di bintaro juga sama spt disini. anak panti terjamin kesejahteraannya dan dipanti ini donatur terbesar dan tetap dari luar negri , ini menurut info dari pengurus panti. Jadi anak anak panti ga sembarang diadopsi. Dan sebagian besar anak ini kalau besar diambil ortunya kembali karena ada yang dititip karena ortu ga mampu atau korban accident , itu lho anak sekolah yg hamil . dan ada yang anaknya sampai besar diurus total sama panti.
    anyway bravo untuk wakatobi sekali lagi....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi Kiko! Salam kenal. Iya Mekar Lestari juga cakep ya. Sama2 Panti Katolik juga. Kalau ngga salah Romo Somar ya pembinanya. Selama ini kalau Panti Katolik baik Panti Asuhan maupun Panti Werdha rasa2 kondisinya baik semua dan terjamin ya. Percaya atau ngga, bahkan institusi pendidikan sus aku aja (yang kebetulan Katolik juga) donaturnya dari Eropa sana dan laporan pertanggungjawabannya lengkap banget.

      Iya bener, rata2 di sana banyak yang dititipkan dan suatu saat bisa saja diambil kembali. Tapi ada juga yang benar2 ditinggalkan. Sedih banget dengernya. Makasih ya supportnya.

      Delete
  17. Ternyata masih ada ya ci panti asuhan sebersih dan sebagus ini...biasanya kan panti asuhan seadanya trus agak jorok2 gt kan, kasihan apalg ada babynya...yang baby itu pada ditinggal ma ortu kandungnya dipanti or ortunya pada udh meninggal? kasihan yaa masih kecil banget udh ditinggal ortu.

    Klo sebut nama ci leony 3x jadi discnya 3x15% ndk ci? hahahha...cus aah ke webnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Rata2 panti asuhan Katolik yang resmi itu kondisinya cukup baik sih Mir jadi bikin kita tenang jg. Terkadang dirawat ortu sendiri malah tidak terurus krn keadaan ekonomi, akhirnya jd dititipkan di sini.

      Mir.. sebut 300 kali jg ga nambah efek kecuali bibir dower hahaha. Jd cukup sebut sekali aja diskon sudah ditangan :)

      Delete
  18. Aduh itu bayi2.......iya ya, liatnya antara sedih sekaligus lega juga karena mereka berada di tangan orang2 yang tepat....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bikin hati drop ya. Tp untungnya semua anak2 terawat dengan baik. Ada 1 yg waktu itu kurus banget lagi bobo di crib. Lg proses penggemukan hehe. Semoga nantinya tumbuh sehat dan pintar semuanya.

      Delete
  19. Barusan mampir website-nya trus liat Malenka Sunglass.. Duh kenapa warnanya cantik2 amat, Ci? Akyu kan jadi galauuu hahaha ;)) Anw yang virtual-try-on itu bagus deh fiturnya soalnya aku suka ga yakin kalo beli kacamata online, taku ga cocok sm muka.

    Udah lama ga ke panti asuhan, kyanya terakhir pas masih kuliah deh. Tahun kapan ituuuu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Malenka itu dr kata Majalengka loh hahaha. Kl yg cici pake tipe Batavia. Nah ayo disupport programnya dengan beli kacamata Wakatobinya. Nanti tim Matamata yang wakilin kamu nyumbang.

      Delete
  20. gua uda lama banget ga ke panti asuhan... pikir kalo jayden uda agak gedean dikit, pnegen gua bawa kesana, sekalian ngajarin dia arti berbagi dengan sesama...

    programnya mulia sekali... coba tar tanya seno deh, siapa tau dia mo beli kacamata baru...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mel dibiasain bawa aja. Kl utk Jayden atau Abby yg penting itu buat nambah teman dulu. Sip Mel, didukung ya programnya dengan beli kacamatanya. Terjangkau kok harga Wakatobi dan sudah termasuk lensa jg.

      Delete
  21. Ci, bener2 terawat banget panti asuhan nya..
    dan program2 nya bener2 bagus. Tiap anak dibekalin beragam les jg.

    Pas perhatiin foto nya, anak2 dpt frame nya beda2 ya.. disesuaiin sm bentuk wajah nya jg ya ci?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayo Cyn, disupport Matamata ini dengan beli frame di Wakatobi.

      Bener Cyn, framenya beda2. Pas ngukur itu kita tulis nama, umur, jadi tau kira2 frame bentuk apa yang cocok untuk mereka. Kita kasih yg bentuknya lumayan general.

      Delete
  22. ci.. kok web wakatobi nya gak bisa dibuka ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Udah diperbaiki ya. Makasih infonya.

      Delete
  23. Jaman ngajar dulu beberapa kali nganter muridku ke beberapa panti juga ci salah satunya panti yang nanganin anak berkebutuhan khusus *lupa daerahnya* yang ngurus juga suster dan rapiiiih banget
    Wakatobi ada kacamata buat gaya2an juga yah ci?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yang berkebutuhan khusus itu nama pantinya Sinar Pelangi di daerah Bekasi. Aku jg ud pernah ke sana tahun 2008.
      Justru kamu boleh pilih mau buat gaya atau buat pakai sehari2. Jd boleh pilih lensa sunglasses atau lensa berukuran. Ayo dibeliiii... hihihi.

      Delete
  24. wahh salut le...kegiatannya bermanfaat banget yaa..Panti Asuhannya bagus, bersih dan terawat yaa. Syukur deh anak2nya dididik secara baik yaa.....masih banyak orang2 peduli kayak gini.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Rata2 Panti Katolik resmi memang bagus dan rapi baik fisik maupun administrasinya Ci. Jd yg nyumbang jg seneng hehehe. Didukung ya program Wakatobinyaaa... dibeli2!

      Delete
  25. Ini deket gereja Santa Thomas Rasul Bojong bukan ci?
    Soalnya aku sering banget mampir situ kalo lagi natal/paskah, parkirnya di belakang sono huahahahahah. #salahfokus

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya bener. Kalau gitu kita satu paroki dong ya.

      Delete
  26. Kalo panti asuhan di Jakarta rata-rata bagus ya. Dulu pernah lewat salah satu panti asuhan di salah satu desa di Pontianak, huhu... keadaannya menyedihkan, pas malem pun nggak ada listrik di situ. Bener-bener in the middle of nowhere gitu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, Ngel, di Jakarta rata-rata bagus. Di Pontianak itu panti punya siapa ya Ngel? So far gue lihat kalau Panti punya susteran/ pastoran biasanya lumayan terawat (I mean in comparison with their surroundings). Kalau di desa Pontianak, kalau daerahnya memang byarpet dan lokasi sekitarnya memang daerah miskin, mungkin kondisi panti seperti itu sudah lumayan. Mungkin loh ya, gue jg gak tau sih kondisi di sana seperti apa hehehe.

      Delete
  27. oalah...ini pantinya dkt komplek rmh sblm kewong. ga pernah melipir kesini malah. malah cr panti biasanya yg diujung beruk.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Berarti masuk paroki Sathora jg dong kamu. Kita samaan hehehe..

      Delete
  28. wah lagi search soal panti asuhan ketemu punya cici , sedih liat anak " yg pinter n cantik & ganteng tanpa orang tua , sangat terinspirasi buat main kesana dan kasih kesenengan buat mereka . ga sabar mau buat acara disana , good job buat team wakatobinya . dan doain ya cii mau buat acara k panti ini supaya lancar . Gby

    ReplyDelete
    Replies
    1. Have fun ya di sana, Venesia. Anak2 pasti senang menerima kunjungan kalian.

      Delete